
Sutomo Jabir, Anggota Komisi III DPRD Kaltim SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong peran serta aktif para akademisi dan insinyur asal daerah tersebut dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Sutomo Jabir, anggota DPRD Kaltim, menyatakan keyakinannya terhadap potensi generasi muda dari Kaltim yang memiliki latar belakang pendidikan di berbagai bidang, seperti teknik, pertanian, ekonomi, dan lainnya, untuk berperan dalam proyek IKN.

“Putra dan putri daerah yang sedang menimba ilmu, baik di kampus-kampus seperti Unmul, Polnes, Uniba, dan lainnya, atau yang telah menyelesaikan pendidikan, memiliki kemampuan yang sebanding dengan rekan-rekannya di tingkat nasional,” ujarnya.
Sutomo percaya sepenuhnya akan potensi para insinyur dari Kaltim, yang banyak di antaranya telah belajar di berbagai kota besar di Indonesia. Dia menyoroti pentingnya momentum peringatan Hari Insinyur Indonesia sebagai titik evaluasi peran insinyur, terutama di Kaltim, dan bagaimana mereka dapat turut serta dalam proyek pembangunan IKN.
Dengan keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan IKN ke Kaltim, Sutomo melihatnya sebagai peluang besar bagi masyarakat Kaltim. Dia menganggap hal ini sebagai kesempatan untuk memperlihatkan prestasi serta kontribusi masyarakat dalam proses pembangunan IKN.

“Kolaborasi antara insinyur di Kaltim dan seluruh Indonesia sangat vital untuk memastikan kesuksesan pembangunan IKN yang sedang dipersiapkan oleh Pemerintah Indonesia,” ucapnya.
Selain itu, Sutomo memberikan pesan kepada generasi muda Kaltim agar tidak melewatkan kesempatan ini. Mereka tidak hanya diharapkan menjadi penonton, melainkan turut serta aktif dan bertanggung jawab dalam usaha mewujudkan pemindahan pusat pemerintahan Indonesia ke Kaltim.
“Setiap generasi muda, setiap insinyur asal Kalimantan Timur, memiliki peran penting dalam menjadikan pembangunan IKN sukses. Mereka diharapkan berkontribusi secara aktif dan ambil bagian dalam proses ini,” tambahnya.
(Adv/DPRDKaltim)

Tidak ada komentar