
Dispora Kutim Gelar Pelatihan Pelatih Menembak. (Foto: Ist) madanimail.id, KUTIM – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional kembali diperkuat melalui pelatihan khusus bagi para pelatih menembak yang digelar Dispora Kutim di Hotel Zenova Royale, Sangatta Utara, Jumat (5/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Dispora, KONI Kutim, dan Perbakin untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Pelatihan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta yang menilai kegiatan ini sebagai ruang penyegaran penting, terutama terkait materi latihan fisik modern. Meski olahraga menembak identik dengan konsentrasi dan ketenangan, kemampuan fisik tetap menjadi elemen krusial yang mempengaruhi performa atlet. Para peserta mengaku materi fisik yang diberikan membuka wawasan baru dan memperkaya metode pembinaan yang selama ini mereka jalankan.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. Turut hadir Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, serta Ketua Harian Perbakin Kutim Taufik Rahman. Kehadiran para tokoh daerah menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari strategi pembangunan olahraga jangka panjang.
Kegiatan semakin berkualitas dengan hadirnya pelatih-pelatih nasional dari PB Perbakin Jakarta, yakni Bari Agustini, Isro Furdaus, dan Pahriz Angra Pratama. Mereka memberikan materi langsung kepada peserta dari hampir seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur, kecuali Kubar dan Mahulu yang tidak mengirimkan perwakilan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mahyunadi menekankan bahwa pembinaan adalah fondasi utama dalam meraih prestasi. Ia menegaskan tiga pesan penting dalam proses membina atlet.
“Gigih mencari atlet berbakat, kompak dalam pembinaan, menghindari perpecahan karena perbedaan yang merugikan, dan peduli terhadap olahraga itu sendiri demi meningkatkan gairah kemajuan dan prestasi atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kutim Rudi Hartono turut mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Kutim terhadap kegiatan olahraga. Ia berharap pelatihan semacam ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa menghasilkan atlet berprestasi sehingga menjadi kebanggaan Kutim,” ujarnya.
Kadispora Kutim Basuki Isnawan juga menegaskan pentingnya menjaga semangat kemajuan olahraga daerah melalui pelatihan, pendampingan, dan regenerasi yang berkesinambungan. Ia menyebut capaian Kutim di POPDA PPU lalu sebagai bukti perkembangan positif.
“Kemarin waktu di POPDA, kita mendapat satu medali emas, dua perak, dan lima perunggu, dan itu murni atlet dari anak Kutim,” ungkapnya.
Basuki menyebut lompatan prestasi ini sangat berarti karena sebelumnya Kutim sempat berada pada kondisi “jero prestasi”, atau kesulitan meraih medali.
Untuk cabang olahraga menembak, Basuki menegaskan bahwa pembinaan akan terus diperkuat melalui pelatihan teknis seperti ini. Para pelatih diharapkan mampu menyalurkan pengetahuan serta metode latihan yang lebih sistematis kepada atlet muda, sekaligus menjadi lokomotif lahirnya atlet berprestasi di masa mendatang. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar