x

Maju Di Dapil Samarinda Untuk DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman Ingin Fokus Tingkatkan SDM Melalui Pendidikan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Agu 2023 12:58 36 AH

 

SAAMRINDA – Sambut momentum pesta demokrasi 2024, Rudy Mas’ud selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tempatkan salah satu kader terbaik dan potensialnya untuk bertarung menduduki kursi DPRD Provinsi Kaltim.

Harum, sapaan akrab Rudy Mas’ud tempatkan Sayid Muziburrachman menjadi salah satu dari 12 calon Legislatif partai Golkar yang akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) I Kaltim, Kota Samarinda.

Menurutnya, Sayid Muziburrachman merupakan pengusaha muda asli Samarinda dan menjabat sebagai wakil bendahara umum BPD HIPMI Kaltim. Sehingga itu menjadi nilai potensial untuk bertarung di Pemilu Legislatif.

“Yang saya tau Sayid muziburrachman ini adalah sosok anak muda kelahiran Samarinda yang sekarang sukses jadi pengusaha. Sebagai pengusaha ia sudah bisa berbuat banyak, namun dengan duduk di kursi legislatif atau eksekutif, pasti lebih bisa berbuat banyak untuk masyarakat,” ungkap Harum pada acara pelantikan Kosgoro 1957 di Hotel Mercure Hotel, Kamis (10/8/2023).

Menanggapi hal tersebut, Sayid Muziburrachman mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Harum selaku Ketua DPD partai Golkar yang telah memberikannya kesempatan untuk bertarung pada kontestasi Pileg yang akan berlangsung di 2024.

“Tentu saya bangga bisa maju di kontestasi politik untuk pertama kalinya langsung dari partai Golkar. Sehingga harus dibuktikan ke masyarakat bahwa kita akan benar-benar berjuang dan bekerja untuk masyarakat,” tuturnya.

Tak hanya itu, sebagai pengusaha yang akan maju menjadi calon legislatif di DPRD Kaltim, Muzib sapaan karib Sayid Muziburrachman menjelaskan Kaltim harus fokus dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

Baginya, pendidikan merupakan daya dukung besar untuk meningkatkan SDM, itu juga sebagai upaya dalam persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Sehingga Ia berharap Samarinda bisa menjadi pusat pendidikan.

“Kalau di Jawa, jakarta sebagai ibu kota negara, pusat Pendidikan ada di Bogor dan Bandung. Ketika ibu kota negara pindah ke Kaltim, Samarinda harus menjadi pusat pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.

Lanjut, Mujib menerangkan bahwa Samarinda memiliki banyak kampus besar. Diantaranya, Universitas Mulawarman, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, dan masih ada kampus besar lainnya.

“Semua kampus ini harus di dorong kualitasnya agar dapat mendukung peningkatan kualitas SDM di Kaltim. Di IKN nanti pasti memerlukan dukungan SDM yang kompeten, lembaga di Kaltim perlu mengambil peluang ini, terutama pendidikannya,” terang Muzib.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x