x

Proyek Pipa Gas Sanipah Dianggap Tidak Sesuai ANDAL, PUPR Kaltim : “Bukan Wewenang Kami”

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Sep 2023 14:05 24 AH

SAMARINDA – Proyek Strategis Nasional Penanaman Pipa Gas Sanipah-Balikpapan sepanjang 82,5 Kilometer yang berada di Kelurahan Sanipah Kecamatan Samboja dianggap tidak sesuai dengan Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) terbitan Desember 2020.

Aliansi Pemuda Peduli IKN (API) melakukan audiensi bersama Dinas PUPR PERA Kaltim untuk meminta kejelasan terkait proyek tersebut. Pasalnya, mereka kecewa dengan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) Perizinan dan Pemanfaat Bagian-Bagian Jalan yang diberikan tanpa terlebih dahulu memperhatikan ANDAL, Senin (4/9/2023).

Humas API, M. Said Abdillah menerangkan pihaknya sangat menyesalkan dengan pernyataan PUPR PERA Kaltim. Karena, mereka menerbitkan Rekomtek tanpa mengkaji ANDAL nya. Pihaknya juga mendesak agar Dinas PU segera melakukan tinjauan lapangan dan evaluasi terkait pekerjaan penanaman pipa gas.

“Kami dan masyarakat samboja siap menunggu tinjauan lapang PU di hari Rabu dan kami menyesalkan bahwasanya PU Kaltim belum melakukan evaluasi padahal Rekometek sudah dikeluarkan sejak November 2022 lalu,” Ungkap Said, sapaan karib Humas API.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR PERA Aji Muhammad Fitra Firnanda menyangkal tudingan terkait ANDAL yang dipertanyakan. Menurutnya, itu bukan tugas dari Dinas PUPR PERA Kaltim melainkan tugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kalo Rekomtek terhadap pemanfaatan jalan memang tugas kami, untuk ANDAL itu tanggung jawab dan tugas DLH bersama Pertamina sebagai pemilik proyek. Itu bukan wewenang kami,” Ucapnya.

Diakui bahwa, pihaknya sudah beberapa kali melakukan kunjungan. Namun, belum secara formal dilakukan bersama Pertamina dan pihak kontraktor Perusahaan Gas Negara (PGN) Solution dengan sub kontraktor PT Citra Panji Manunggal (CPM) dan PT Arandra Citra Mandiri (PT ACM).

“Beberapa kali teman-teman UPTD sudah berkunjung untuk melihat, namun tidak disebarluaskan informasinya. Memang secara formal belum ada kunjungan bersama pihak Pertamina dan juga kontraktornya,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa akan melakukan kunjungan lapangan pada hari Rabu (6/9/2023) bersama pihak Pertamina dan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

“Saya tugaskan beberapa orang untuk ke lapangan bersama pihak pertamina maupun kontraktornya,” paparnya.

Pihaknya berharap agar pengerjaan proyek sesuai dengan aturan dan pihak terkait yang terlibat bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing.

“Harapannya, pertama pihak pelaksana mengerjakan sesuai Rekomtek, dan harap Masyarakat bersabar terhadap pembangunan,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x