x

David Rante: Kesiapan Pemerintah dan Koordinasi Jadi Kendala dalam Penataan Kawasan di Kutim

waktu baca 2 menit
Minggu, 3 Nov 2024 14:39 32 AH

Madanimail.id, Sangatta– Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), David Rante, mengungkapkan bahwa meskipun anggaran untuk penataan kawasan dan penyediaan sarana penunjang sudah tersedia, implementasi di lapangan masih terkendala oleh kurangnya kesiapan dan koordinasi antara berbagai pihak terkait.

Menurutnya, masalah ini menjadi hambatan utama dalam mewujudkan program penataan yang sudah direncanakan, seperti penataan kawasan sekitar simpang Telkom.

David menjelaskan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk penataan sudah cukup, namun proses realisasinya terhambat oleh kurangnya persiapan teknis dan komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan pihak-pihak lainnya yang berperan dalam penataan tersebut.

Ia menilai bahwa pencarian referensi serta konsultasi dengan berbagai stakeholder sangat penting untuk menemukan solusi terbaik dalam penataan kawasan.

“Meskipun anggarannya sudah ada, tanpa kesiapan teknis yang matang dan koordinasi yang baik, program ini tidak akan berjalan lancar,” ujar David.

Menurutnya, pemerintah harus lebih aktif dalam mengumpulkan informasi dan belajar dari pengalaman daerah lain yang telah berhasil melakukan penataan serupa.

David menekankan pentingnya studi banding atau pencarian referensi yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan penataan yang lebih efektif.

“Jika kita hanya mengandalkan anggaran tanpa adanya koordinasi yang baik dan referensi yang jelas, maka penataan yang diinginkan akan sulit terealisasi. Pemerintah harus lebih siap secara teknis dan lebih intens dalam berkomunikasi dengan semua pihak terkait,” ujar David.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah harus segera mengatasi masalah koordinasi ini agar penataan yang sudah direncanakan bisa segera terlaksana.

David berharap, dengan adanya persiapan yang lebih matang dan kerjasama yang lebih baik antara semua pihak, program penataan kawasan ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutim.

Secara keseluruhan, David mengimbau agar pemerintah lebih responsif dan proaktif dalam menyelesaikan kendala-kendala yang ada, agar anggaran yang sudah disediakan tidak terbuang sia-sia dan dapat mewujudkan penataan kawasan yang lebih tertata dan bermanfaat bagi warga Kutim. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x