
Madanimail.id, Sangatta – Kari Palimbong, anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), kembali melaksanakan reses untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Kali ini, reses dilaksanakan di beberapa wilayah, dan salah satu isu yang muncul adalah terkait dengan kebutuhan kelompok tani dan kelompok ternak di daerah tersebut. Warga mengajukan permintaan bantuan untuk mendukung kelangsungan usaha mereka, khususnya dalam hal peralatan pertanian dan ternak.

Para petani dan peternak mengungkapkan bahwa mereka membutuhkan bantuan berupa alat pertanian yang lebih memadai dan ternak untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka. “Kami berharap bisa mendapatkan bantuan alat pertanian seperti traktor, cangkul, atau bahkan bantuan ternak agar usaha pertanian dan peternakan kami bisa berkembang lebih baik,” ungkap salah seorang petani yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Kelompok ternak juga merasakan hal serupa, mengingat banyak peternak yang membutuhkan bibit ternak atau peralatan pendukung lainnya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak mereka.
Menanggapi keluhan ini, Kari Palimbong memberikan solusi yang cukup praktis bagi warga yang membutuhkan bantuan. “Warga bisa melaporkan kebutuhan kelompok tani atau kelompok ternak mereka kepada RT atau desa setempat. Kemudian, laporan tersebut akan disampaikan kepada dinas terkait, yang akan mengupayakan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diajukan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara warga, RT, dan desa dalam proses pengajuan bantuan ini, agar bantuan yang diterima sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. “Kami akan terus mendorong agar bantuan untuk kelompok tani dan ternak dapat segera direalisasikan, guna meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di Kutim,” tambah Kari Palimbong.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan proses yang jelas dalam pengajuan bantuan, diharapkan kelompok tani dan kelompok ternak di Kutim bisa lebih berkembang, meningkatkan hasil pertanian dan peternakan mereka, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar