x

DPMDes Kutai Timur Hadapi Tantangan Anggaran, Program Kerjasama Desa Tetap Berjalan

waktu baca 2 menit
Senin, 24 Nov 2025 10:32 32 AH

madanimail.id, KUTIM – Zainal Abidin, Kabid Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur, menyebut bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam menjalankan program kerjasama desa pada tahun depan. Alokasi yang tersedia hanya Rp100 juta, jauh menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1 miliar.

“Kalau normal lagi, tentu anggaran lebih besar. Tapi tahun depan cuma Rp100 juta untuk tiga bidang kegiatan,” ujar Zainal. Dari total tersebut, dua kegiatan masing-masing mendapat Rp25 juta, dan satu kegiatan lainnya mendapatkan Rp50 juta.

Meski terbatas, Zainal menegaskan bahwa DPMDes tetap akan mendampingi seluruh proses kerjasama. Pendampingan itu mencakup fasilitasi penandatanganan MOU antara desa dan perusahaan, dokumentasi administrasi, serta memastikan manfaat kegiatan benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kerjasama desa meliputi pengembangan potensi desa, pengelolaan dana CSR perusahaan, serta dukungan pendidikan melalui program KKN mahasiswa.

“Semua program ini bersifat non-APBN, sehingga koordinasi dengan pihak ketiga sangat penting agar kegiatan berjalan efektif,” tegasnya, Senin (24/11/2025).

Selain persoalan anggaran, Zainal juga menyoroti pentingnya sinkronisasi data antara DPMDes, perusahaan, dan pemerintah desa. Untuk itu, pihaknya berencana menggelar sosialisasi pada akhir November hingga awal Desember guna memastikan seluruh dokumen kerjasama terdokumentasi dengan baik.

Dengan kondisi pendanaan yang terbatas, DPMDes Kutim tetap optimistis program kerjasama desa dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong perkembangan potensi desa dan memperkuat kolaborasi dengan pihak ketiga. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x