x

Desa Kandolo Prioritaskan Kesehatan dan Pembinaan Olahraga, Atlet Takraw Raih Juara Kabupaten

waktu baca 3 menit
Kamis, 4 Des 2025 12:38 68 AH

madanimail.id, KUTIM – Pemerintah Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program kesehatan prioritas dan pembinaan olahraga yang akhirnya membuahkan prestasi membanggakan. Di bidang kesehatan, pemdes menetapkan penanganan stunting dan Tuberkulosis (TB) sebagai program wajib sesuai instruksi pemerintah pusat. Sementara itu, di bidang olahraga, atlet sepak takraw binaan Karang Taruna berhasil meraih juara pertama tingkat kabupaten untuk kategori U-15 hingga U-20.

Kepala Desa Kandolo, Alimuddin, menjelaskan bahwa desa memberikan perhatian khusus bagi warga terdampak stunting melalui pemberian makanan bergizi secara rutin serta dukungan pengobatan bagi penderita TB.

“Ada santunan bagi mereka, seperti pemberian makanan bergizi terhadap warga yang terdampak stunting. Yang kedua, termasuk upaya-upaya untuk pencegahan TB, pengobatan masyarakat yang kena TB itu kita bantu,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Ia menegaskan bahwa program stunting dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) miskin ekstrem sebesar Rp300 ribu per bulan merupakan kewajiban yang harus dijalankan desa karena sudah menjadi ketetapan pemerintah pusat. Alimuddin juga mengungkapkan bahwa Dana Desa (DD) 2025 semakin terbatas ruang pengelolaannya karena seluruh peruntukannya sudah diatur pusat.

“DD itu untuk 2025 bisa dikatakan secara fisik uangnya tidak ada karena semuanya sudah ditentukan peruntukannya. Baik itu untuk stunting, makanan bergizi, maupun ketahanan pangan 20 persen. Jadi kami hanya menyalurkan saja atas perintah itu,” jelasnya.

Pelaksanaan program kesehatan desa didukung oleh Posyandu serta kader-kader kesehatan yang digaji melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Desa tidak memiliki instrumen layanan kesehatan berbasis RT karena layanan kesehatan formal berada di Puskesmas kecamatan, sementara Posyandu berperan sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar.

Di sisi lain, pembinaan olahraga di Desa Kandolo juga menunjukkan hasil yang signifikan. Melalui Karang Taruna, pembinaan difokuskan pada cabang olahraga yang digemari masyarakat, terutama sepak takraw, sepak bola, dan voli. Hasilnya, atlet sepak takraw Desa Kandolo sukses meraih juara pertama tingkat Kabupaten Kutai Timur untuk kategori U-15 hingga U-20.

“Untuk U15 sampai U20 itu kita juara satu untuk sepak takraw,” ungkap Alimuddin dengan bangga.

Setiap momentum peringatan HUT RI, pemdes berkolaborasi dengan sekolah untuk menggelar berbagai pertandingan rakyat dan lomba anak-anak sebagai upaya menjaring bibit atlet muda. Karang Taruna juga diberi peran strategis dalam pengelolaan sektor wisata melalui Pokdarwis yang kini telah dilengkapi fasilitas promosi seperti drone untuk mengeksplorasi potensi wisata desa.

Meski memiliki peran luas dalam pembangunan desa, prestasi Karang Taruna di bidang olahraga menjadi yang paling terlihat oleh masyarakat. Pemerintah desa juga tetap mengakomodasi organisasi kemasyarakatan lainnya seperti PKK dan LPM untuk memastikan seluruh elemen dapat berkontribusi dalam pembangunan. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x