x

DPRD Kutim Siapkan Pembahasan Kode Etik untuk Perkuat Tanggung Jawab Anggota Dewan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 2 Nov 2024 11:26 35 AH

Madanimail.id, Sangatta – DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan segera menggelar pembahasan tentang kode etik yang tercantum dalam tata tertib DPRD.

Langkah ini diambil untuk memperkuat pemahaman etika dan tanggung jawab seluruh anggota dewan, terutama bagi mereka yang baru terpilih.

Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kutim, Jimmy, setelah memimpin rapat Badan Kehormatan (BK) di Gedung DPRD.

Jimmy menegaskan bahwa pembahasan kode etik ini sangat penting agar anggota dewan dapat lebih memahami norma moral dan etika yang harus dijaga selama menjabat.

“Kita ingin semua anggota, terutama yang baru, memahami kode etik yang harus dijaga dan tidak boleh dilanggar sebagai wakil rakyat,” ujar Jimmy.

Beberapa poin penting dalam kode etik yang akan dibahas, antara lain norma moral dan etika yang harus diterapkan dalam setiap tindakan anggota dewan, serta sanksi yang akan diberlakukan jika terjadi pelanggaran.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kutim ini juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja anggota dewan. Ia mengingatkan bahwa mereka memiliki amanah besar yang diberikan oleh konstituen untuk periode 2024-2029.

“Kita berharap seluruh anggota dapat meningkatkan kinerja mereka, mengingat amanah yang telah diberikan oleh konstituen,” tambah Jimmy.

Lebih lanjut, Jimmy menyoroti pentingnya kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna, rapat komisi, dan rapat alat kelengkapan dewan lainnya. Ia menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja dan tingkat kehadiran anggota dewan akan terus dilakukan, karena kehadiran yang tinggi menjadi salah satu kunci utama dalam menjalankan tugas dewan.

“Kehadiran adalah kunci utama dalam menjalankan tugas di DPRD. Sayang sekali jika kursi wakil rakyat tidak dimaksimalkan kinerjanya,” tegasnya.

Jimmy juga mengingatkan bahwa kinerja anggota dewan harus menjadi bukti nyata bagi konstituen yang telah memilih mereka. “Ini adalah kesempatan berharga untuk membuktikan kepada konstituen bahwa kita menjaga nama baik lembaga dengan moralitas dan pertanggungjawaban yang tinggi di hadapan masyarakat,” tutupnya.

Dengan pembahasan kode etik yang akan segera dilaksanakan, diharapkan seluruh anggota DPRD Kutim dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan lebih baik dan profesional. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x