x

Kukar Peringkat Terbaik 1 Dalam Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Nov 2024 16:21 35 AH

Madanimail.id, Tenggarong –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) meraih Peringkat Terbaik 1 dalam penilaian kinerja aksi konvergensi percepatan penurunan stunting se-Kalimantan Timur (Kaltim).

Plakat dan Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Sri Wahyuni dan diterima oleh Assisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani di Ruang Odah Etam Kantor Gubernur Provinsi Kaltim, Samarinda, Senin (18/11/2024).

Selain pemberian penghargaan terkait aksi konvergensi penanganan stunting untuk kabupaten/kota di Kaltim, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatangan komitmen bersama terkait Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

Sekprov Kaltim Sri Wahyuni menyebut sanitasi menjadi salah satu permasalahan utama dalam penanganan stunting. Perilaku hidup bersih menjadi kunci tumbuh kembang anak bisa optimal di lingkungan yang sehat.

“Hari ini kita berharap komitmen kepala daerah dalam kegiatan aksi dan intervensi dari perangkat daerahnya. Kita perlu komitmen, karena kita ingin 2030 kaltim sudah bebas dari buang air besar sembarangan,” jelas Sri Wahyuni.

Dirinya juga mengapresiasi capaian para penerima penghargaan dan berharap seluruh kabupaten/kota terus berkomitmen dalam penanganan percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing.

“Kita berharap intervensi terhadap ini, untuk mendongkrak angka percepatan penanganan stunting,” tambahnya.

Sementara itu Assisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani menyebut penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diraih Pemkab Kukar. Ini adalah buah kerja keras, komitmen dan keseriusan dari Tim Percepatan Penanganan Stunting.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kerja seluruh tim, kita melakukan proses penanganan stunting ini bukan hal yang baru. Baik dari sisi dari kecamatan hingga desa, terus yang berpartisipasi di dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi sektor dunia usaha di seluruh kecamatan yang ada di Kukar, yang juga terus membantu dalam penanganan stunting di wilayah kerjanya.

“Anggaran maupun dari sisi kegiatan dilakukan oleh kita dan sumbangan dari pihak swasta ataupun perusahaan di sekitar desa kelurahan masing-masing. Ini yang mempercepat proses kegiatan penanganan stunting,” pungkasnya. (Adv/DK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x