
Madanimail.id, Sangatta – Puluhan petani yang tergabung dalam kelompok tani di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur, mengungkapkan keluhan mereka tentang keterbatasan alat pertanian yang digunakan.

Dalam reses pertamanya, Anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, menanggapi langsung keluhan tersebut dengan berjanji akan berupaya membantu mendapatkan bantuan alat pertanian modern.
“Saya sangat memahami kondisi petani di sini yang masih menggunakan alat manual seperti cangkul. Hal ini tentu menghambat produktivitas pertanian,” kata Yusri Yusuf.
Ia berjanji akan memperjuangkan agar kelompok tani yang terorganisir dapat memperoleh bantuan alat pertanian modern seperti traktor tangan atau hand tractor yang dapat meringankan beban petani dalam bekerja di ladang.

Namun, Yusri juga mengingatkan bahwa untuk mendapatkan bantuan tersebut, kelompok tani harus memiliki legalitas yang jelas, seperti akta notaris yang sah. “Kami membutuhkan legalitas yang jelas dari kelompok tani, agar bantuan ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,” tambah Yusri.
Yusri mengakui adanya kendala anggaran, karena penganggaran untuk tahun depan baru akan diproses pada bulan Oktober 2025.
Meski begitu, ia mengimbau warga untuk segera mengajukan permohonan agar proses bantuan dapat segera dimulai begitu anggaran tersedia.
“Jangan ragu untuk mengajukan proposal. Kami siap membantu jika semua persyaratan sudah dipenuhi. Kita harus bekerja bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” tutur Yusri dengan penuh semangat.
Warga setempat pun berharap bantuan ini bisa segera terealisasi, mengingat peralatan yang ada saat ini sangat terbatas.
Mereka juga berharap agar anggota dewan dapat terus memperhatikan kebutuhan dasar petani yang masih kesulitan dalam hal alat dan teknologi pertanian. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar