x

Total Belanja Daerah 2025 Diproyeksikan Rp11,136 Triliun, Fraksi Nadem DPRD Kutim Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Nov 2024 19:06 41 AH

Madanimail.id, Sangatta – Ketua Fraksi Nasdem Kajan Lahang menyampaikan bahwa total belanja daerah untuk tahun anggaran 2025 diperkirakan mencapai Rp11,136 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari empat komponen utama, yakni belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna ke-20 DPRD Kutai Timur pembahasan tentang rancangan anggaran pendapan belanja daerah tahun anggaran 2025 di gedung DPRD Kutim.

“Anggaran ini dirancang untuk memastikan berjalannya fungsi pemerintahan secara optimal serta mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” ujar Kajan Lahang.

Belanja operasi mencakup pengeluaran rutin untuk menunjang fungsi pemerintahan, seperti gaji pegawai dan operasional harian. Sementara itu, belanja modal dialokasikan untuk pembangunan aset tetap dan infrastruktur yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah.

Belanja tidak terduga disiapkan untuk kebutuhan darurat, sedangkan belanja transfer dialokasikan untuk pemerintah desa dan kecamatan guna memperkuat pembangunan wilayah.

Di sisi lain, pembahasan pembiayaan daerah juga menjadi perhatian. Meski penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp0, pemerintah mengalokasikan Rp15 miliar untuk pengeluaran pembiayaan. Dana ini akan digunakan sebagai penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian lokal melalui pengelolaan sumber daya yang lebih terarah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kajan Lahang menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran. “Kami berharap anggaran ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pembangunan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa investasi pada BUMD harus dilakukan secara hati-hati agar hasilnya maksimal. “Pengelolaan pembiayaan harus dipertimbangkan dengan matang sehingga modal yang diberikan mampu menggerakkan ekonomi daerah secara optimal,” tambahnya.

Dengan rincian anggaran yang telah disusun, Fraksi Nasdem optimistis bahwa APBD 2025 akan menjadi pijakan kuat untuk membangun Kutai Timur yang lebih maju, berdaya saing, dan makmur. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x