
Madanimail.id, Sangatta– Reses pertama Anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, mendapat perhatian khusus dari para pemuda.

Muhammad Arif Maldini, perwakilan Karang Taruna desa tersebut, mengungkapkan pentingnya peningkatan keterampilan dan kewirausahaan bagi pemuda desa.
Dalam diskusi tersebut, Arif menyarankan agar pemerintah Kabupaten Kutim segera membentuk Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pengembangan kewirausahaan pemuda, mirip dengan kebijakan yang diterapkan di Kutai Kartanegara.
Melalui reses ini, Yusri Yusuf mendengarkan berbagai keluhan dari masyarakat, termasuk aspirasi pemuda yang menginginkan adanya peningkatan kapasitas di bidang kewirausahaan.

Arif menegaskan bahwa banyak pemuda di desanya yang tidak hanya menginginkan pekerjaan, tetapi juga pelatihan dan peningkatan keterampilan untuk menciptakan peluang usaha sendiri.
Ia menyarankan agar pemuda di Desa Suka Rahmat diberikan pelatihan di bidang wirausaha, termasuk pengembangan usaha kecil, seperti sablon dan pembuatan spanduk, yang bisa menjadi peluang usaha di desa tersebut.
Yusri mengapresiasi usulan tersebut dan menyampaikan bahwa pengembangan SDM pemuda adalah prioritas bagi dirinya.
“Kami sangat mendukung pengembangan kewirausahaan pemuda, dan jika diperlukan, kami akan mengusulkan Perda yang mengatur hal ini. Saya juga siap membantu jika pemuda di Desa Suka Rahmat ingin mengadakan pelatihan atau Bimbingan Teknik (Bimtek) di bidang kewirausahaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penting bagi pemuda untuk memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, agar tidak hanya bergantung pada pekerjaan di sektor tambang atau industri yang memiliki waktu terbatas.

Tidak ada komentar