
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik. (Foto: Madanimail.id) Madanimail.id, Tenggarong – Ada 27.000 nelayan dan pembudi daya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima bantuan subsidi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Puluhan ribu nelayan dan pembudi daya menerima bantuan subsidi tunai senilai Rp250.000 per bulannya, mulai Oktober-Desember 2024. Bantuan dari APBD-P ini berupa subsidi pakan bagi pembudi daya ikan dan BBM untuk nelayan.
Kepala DKP Kukar, Muslik, menyebut subsidi yang disalurkan merupakan bagian dari program yang mereka kerjakan di tahun 2024. Tak cuma itu, pada APBD-P ini pihaknya juga melanjutkan beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan saat APBD murni.
Salah satunya ialah menjalankan Program Nyaman Bejukut, yang rencananya akan terus dilanjutkan di 2025-2026. Program ini menyasar pembudi daya dan nelayan yang masuk kategori miskin serta rentan miskin.

Dalam menyalurkan bantuan di program ini, DKP Kukar merujuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
“DTKS dan P3KE ini terhimpun dalam program Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan (RBPK),” ujarnya.
Melalui Program Nyaman Bejukut, DKP akan memberi sarana dan prasarana lengkap, meliputi mesin, perahu, alat tangkap, keramba, bibit dan pakan. Pihaknya ingin para nelayan dan pembudi daya bisa langsung melakukan produksi dan memperoleh hasil.
“Kita harapkan mereka dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan terlepas dari kemiskinan,” harapnya. (Adv/DK)

Tidak ada komentar