x

Baharuddin Demmu Tanamkan Nasionalisme Lewat Sosialisasi Empat Pilar

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Nov 2023 13:59 34 AH

KUTAI KARTANEGARA – Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke-6 pada Selasa (21/11/23) di Desa Salo Cella, Muara Badak, Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat setempat dengan dua narasumber yaitu Drs. Haris Retno Susmiyati, S.H, M.H, dan Alfian, S.H, M.H, serta dimoderatori oleh Siti Rahmah, S.H.

Sosialisasi ini diawali dengan pemaparan narasumber pertama Dosen Fakultas Hukum Unmul Haris Retno yang menjelaskan bahwa arti Wawasan Kebangsaan ini sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta bagaimana mendorong warga negara untuk mengekspresikan nilai-nilai kebangsaan dalam kesehariannya. Hal itu akan berefek positif jika semua elemen masyarakat mampu menerapkannya.

“Ini semua kan bagaimana memperkuat kehidupan kebangsaan untuk mencapai tujuan negara yang didalam pembukaan UUD 45 khususnya alinea ke- 4 dikatakan salah satunya dalam menciptakan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, perdamaian abadi dan keadilan sosial bagi seluruh warga negara Indonesia, saya kira itu tujuan kita,” terangnya.

Narasumber kedua, Alfian kemudian menjelaskan lebih detail mengenai ruang lingkup konsensus empat wawasan kebangsaan.Yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Binneka Tunggal Ika.

Setelah kedua Narasumber, giliran Baharuddin Demmu yang berinteraksi dengan peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. Dijelaskannya, agenda hari ini merupakan upaya memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air seluruh lapisan masyarakat serta upaya DPRD Kaltim sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan daerah

“DPRD Kaltim mempunyai peranan penting dalam rangka mensosialisasikan wawasan kebangsaan ke wilayah kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur,” terang Bahar.

Ia juga menegaskan, mereka yang telah mengikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan mampu menyebarkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air dari kalangan terkecil keluarga hingga lingkungan masyarakat sekitar.

“Dengan memahami konsep kebangsaan, bangsa kita tidak akan mudah terpengaruh dengan budaya-budaya negatif dari luar. Termasuk dapat berperan menangkal radikalisme,” tutupnya.

(Adv/DPRDKaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x