x

David Rante Soroti Kurangnya Political Will dalam Penataan Kawasan di Kutim

waktu baca 2 menit
Minggu, 10 Nov 2024 10:41 36 AH

Madanimail.id, Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), David Rante, menyoroti kurangnya keberanian dan komitmen politik (political will) dalam penataan kawasan yang sudah direncanakan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, meskipun camat telah berusaha melakukan penataan di sejumlah kawasan, termasuk dengan bantuan aparat Satpol PP, hingga saat ini penataan tersebut belum terealisasi secara maksimal.

David menyatakan bahwa penataan kawasan yang melibatkan pemanfaatan ruang publik dan penataan PKL (pedagang kaki lima) membutuhkan keberanian dari para pengambil kebijakan untuk menindaklanjuti rencana-rencana yang sudah ada.

“Penataan ini memerlukan political will dari semua pihak yang terlibat. Tanpa komitmen kuat untuk melaksanakan kebijakan ini, rencana yang sudah disusun dengan baik hanya akan menjadi wacana,” ujar David.

David mengungkapkan, meskipun camat dan aparat Satpol PP telah berusaha untuk menata kawasan di beberapa titik, hasilnya belum sepenuhnya terlihat.

Salah satu contoh adalah rencana penataan di sekitar simpang Telkom, yang meskipun sudah ada upaya penertiban, namun belum diikuti dengan penataan ruang terbuka dan fasilitas yang memadai bagi pedagang yang sebelumnya berjualan di tempat tersebut.

“Saya sudah bertemu dengan camat dan mereka menyatakan akan melanjutkan penataan tersebut. Namun, tanpa adanya keberanian dan komitmen dari pemerintah daerah untuk mempercepat proses ini, penataan tersebut akan tetap terhambat,” ujar David.

Menurut David, masalah ini bukan hanya soal keberhasilan program penataan, tetapi juga soal bagaimana tata kelola pemerintahan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menunjukkan ketegasan dan komitmen dalam melaksanakan program penataan ruang yang sudah direncanakan, agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

David juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat agar program penataan ini bisa berjalan dengan lancar.

Ia berharap, dengan adanya political will yang lebih kuat, penataan kawasan yang lebih tertib dan terorganisir bisa segera diwujudkan demi kenyamanan dan kesejahteraan warga Kutim. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x