
Madanimail.id, Sangatta –Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur, Kajan Lahang menyampaikan dukungan penuh terhadap visi pembangunan Kutai Timur yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

“Visi tersebut adalah menjadikan Kutai Timur sebagai Pusat Hilirisasi Sumber Daya Alam yang Maju, Inklusif, dan Berkelanjutan,” katanya dalam rapat paripurna ke-20 yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di DPRD Kutim.
Lahang menyebutkan bahwa visi ini menjadi panduan penting dalam merancang pembangunan daerah. Fraksi Nasdem berharap agar APBD 2025 yang telah disusun dapat mendukung pencapaian visi tersebut.
Dalam hal ini, anggaran yang dialokasikan perlu memprioritaskan program dan kegiatan yang dapat mempercepat hilirisasi sumber daya alam, serta mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Kutai Timur.

“Dengan memperhatikan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, diharapkan Kutai Timur akan semakin maju dan inklusif pada tahun 2025 mendatang,” harap Politikus partai Nasdem Kutim itu.
Lebih lanjut, Kajan menutup pembicaraannya dengan harapan besar agar RAPBD 2025 dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Semoga dengan alokasi anggaran yang tepat sasaran, kita dapat mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.
Sebagai penutup, Fraksi Nasdem juga menyampaikan doa dan harapan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa memberikan rahmat, barokah, dan ridha-Nya dalam setiap langkah perjuangan membangun Kutai Timur menjadi lebih baik.
“Semoga dengan kerjasama dan niat baik kita semua, Kutai Timur dapat menjadi daerah yang lebih sejahtera,” kata Kajan Lahang.
Fraksi Nasdem berharap, melalui komitmen bersama dan penyusunan anggaran yang hati-hati, Kutai Timur akan mencapai visi besar untuk kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar