x

Sayid Anjas Optimis Anggaran 2024 Terserap 80 Persen, Tantang Koordinasi Antara Legislatif dan Eksekutif

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Nov 2024 11:11 32 AH

Madanimail.id, Sangatta – Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur (Kutim), Sayid Anjas, menunjukkan optimisme tinggi terkait pencapaian serapan anggaran daerah pada tahun 2024. Menurutnya, target serapan sebesar 80 persen sangat realistis, meskipun ia mengakui bahwa pencapaian tersebut akan sangat bergantung pada kinerja dinas-dinas terkait serta situasi di lapangan.

“Serapan anggaran yang optimal sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan yang telah direncanakan bisa berjalan sesuai dengan harapan. Kami optimis, dengan koordinasi yang lebih baik antara legislatif dan eksekutif, kita bisa mencapai target 80 persen,” ujar Sayid saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/10/2024).

Sebagai lembaga pengawas, DPRD memiliki peran strategis dalam memantau dan mendorong agar anggaran yang telah disetujui dapat terserap dengan baik. Meskipun DPRD berupaya memaksimalkan peran pengawasan, Sayid menekankan bahwa tanggung jawab utama tetap berada di tangan pemerintah daerah. “Kami akan terus memberikan dorongan agar anggaran digunakan seefektif mungkin. Namun, pelaksanaan akhir tetap ada di tangan eksekutif, yaitu pemerintah daerah,” tambahnya.

Sayid juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi antara semua pihak, baik legislatif, eksekutif, maupun instansi terkait, untuk menghadapi tantangan yang mungkin timbul dalam pelaksanaan anggaran, seperti kendala administratif atau keterlambatan realisasi.

Ia menyatakan, kesuksesan dalam menyerap anggaran akan sangat berpengaruh pada kelancaran proyek-proyek pembangunan yang dapat berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kutim. “Kami berharap semua anggaran yang dialokasikan dapat digunakan dengan tepat sasaran dan berdampak positif pada sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah,” tutup Sayid.

Dengan harapan serapan anggaran yang maksimal, Sayid berharap kerjasama antara legislatif dan eksekutif dapat berjalan lebih harmonis, sehingga pembangunan di Kutim bisa berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x