x

Dispar Kutim Tingkatkan Kompetensi Pemandu Wisata Lewat Pelatihan Keselamatan di Pulau Miang

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Nov 2025 14:46 32 AH

madanimail.id , KUTIM – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata dengan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Keselamatan bagi Pemandu Wisata pada 18–21 November 2025. Pelatihan berlangsung di Hotel Royal Victoria Sangatta untuk materi kelas dan dilanjutkan dengan praktik lapangan di Pulau Miang, salah satu destinasi bahari unggulan Kutim.

Kepala Dispar Kutim, Nurullah, menegaskan bahwa peningkatan kemampuan pemandu wisata sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, khususnya di kawasan wisata air.

“Pelatihan ini merupakan komitmen kami untuk meningkatkan kompetensi keselamatan bagi para pemandu wisata lokal,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Ketua panitia pelaksana, Askar, menyampaikan bahwa pelatihan diikuti 23 pemandu wisata dari berbagai wilayah di Kutai Timur. Mereka dibekali materi lengkap mulai dari teknik dasar penyelamatan, penanganan situasi darurat, hingga standar praktik keselamatan sesuai prosedur nasional.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM pariwisata, terutama dalam menjamin keamanan wisatawan di lapangan,” katanya.

Peserta dilatih langsung oleh asesor dari International Life Saving (ILS) dan Balawista Bali. Ketua Balawista Bali, Master Made, turut memberikan pendampingan serta simulasi lapangan yang menekankan ketepatan dan kecepatan respons dalam menghadapi kondisi kritis. Proses sertifikasi juga difasilitasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui asesor I Made Suparka.

Salah satu peserta, Robby dari komunitas Cerita Sangattaku, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai bekal pemandu wisata air.

“Pelatihan ini sangat membantu kami dalam belajar tata cara penanganan kendala di perairan, teknik, dan cara melakukan pertolongan pada kegiatan air. Semoga ilmu ini bisa kami terapkan dalam kegiatan pemanduan wisata,” ujarnya.

Penyelenggara berharap pelatihan ini dapat melahirkan lebih banyak pemandu wisata yang terlatih dan siap bertugas dalam berbagai kegiatan pariwisata maupun situasi darurat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas wisata, terutama di destinasi air dan bahari. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x