
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Suriani Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Suriani, menyoroti masalah pendidikan anak-anak dan keberadaan pengamen di setiap lampu merah kota.

Ia berencana berkoordinasi dengan dinas sosial untuk membahas masa depan anak-anak agar mendapat perhatian pemerintah.
Suriani menegaskan kebingungannya terhadap status anak-anak di lampu merah tersebut, apakah mereka pendatang atau warga setempat.
“Sampai hari ini juga kami masih mempertanyakan, apakah status anak di lampu merah itu adalah warga setempat atau pendatang. Kalau betul warga Samarinda sangat disayangkan,” tutur dia.

Meskipun penertiban telah dilakukan, masyarakat masih acuh terhadap masalah ini.
Dia menyebut pengamen seringkali mendapat uang dari pengendara, namun mengingatkan agar tidak memberikan uang untuk kelancaran akses jalan.
“Pengamen seringkali mendapat uang dari para pengendara yang melintas, sehingga perlu diperhatikan ini juga menjadi hambatan seperti arus lalulintas, mengganggu kelancaran jalan,” tegasnya.
Menurutnya, masalah pengamen ini terkait dengan pendidikan dan lapangan kerja yang kurang.
Suriani menekankan pentingnya pendidikan anak sebagai pondasi untuk persaingan masa depan.
Dengan demikian, ia mengingatkan akan perlunya perhatian terhadap masalah ini untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang kompetitif.
“Kita harus segera memberikan solusi mengenai hal seperti demi menjaga kualitas SDM Samarinda, yang juga sebagai salah satu daerah mitra penyangga IKN ke depannya,” tutupnya.
(Adv/DPRDSamarinda)

Tidak ada komentar