
Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah. (Foto: Ist) madanimail.id, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menetapkan Pulau Miang sebagai prioritas utama pengembangan pariwisata pada 2025. Destinasi ini dinilai memiliki daya tarik alam yang kuat serta potensi ekonomi yang besar apabila didukung fasilitas memadai.

Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, menjelaskan bahwa pengembangan Pulau Miang akan dilakukan secara bertahap menyusul kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku.
“Pulau Miang memang kita jadikan prioritas untuk tahun depan. Ada kertak ulin dan panggung terbuka permanen yang akan dibangun. Tapi karena efisiensi, realisasinya harus bertahap,” ujarnya di Sangatta, Selasa (18/11/2025).
Salah satu fasilitas utama yang menjadi fokus adalah pembangunan panggung terbuka permanen, dengan perkiraan biaya lebih dari Rp1 miliar. Fasilitas ini sebelumnya telah diusulkan dalam rancangan APBD 2025, namun tertunda akibat penyesuaian belanja daerah.

“Nilainya di atas Rp1 miliar. Sudah pernah kita ajukan, tapi tertunda. Akan kita usulkan lagi tahun depan,” jelas Nurullah. Selain itu, pembangunan kertak ulin akses penting menuju area publik Pulau Miang juga masuk dalam tahapan prioritas awal.
Nurullah menambahkan bahwa pengembangan fasilitas Pulau Miang diproyeksikan berlangsung bertahap hingga 2029, menyesuaikan dengan masa jabatan bupati. Tahap awal akan fokus pada penyediaan akses dasar dan fasilitas publik yang bisa segera dimanfaatkan wisatawan, sementara tahapan berikutnya akan dilakukan sesuai ketersediaan anggaran, sehingga seluruh fasilitas dapat diselesaikan secara komprehensif.
“Kita targetkan bertahap sampai 2029. Yang penting konsisten, karena pembangunan ini jangka panjang,” tegasnya.
Dengan strategi pembangunan bertahap, Dispar Kutim berharap Pulau Miang mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Pemerintah menilai konsistensi dalam pengembangan destinasi menjadi kunci untuk mendorong sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi daerah. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar