

SAMARINDA – Miliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Paling Besar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim akan gelar rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan 2 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), pada Kamis (10/9/2023) mendatang.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry menyampaikan usai rapat Rancangan perubahan KUA-PPAS tahun 2023, Bahwa akan diadakan rapat lanjutan bersama 2 OPD diantaranya Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan (PUPR).
“Saya usulkan dan ini tidak pernah dilakukan sebelumnya, rapat antara OPD yang memegang anggaran paling besar dengan TAPD bersama Banggar dan komisi yang membidangi,” ucap Zuhry.

Menurutnya, Selama ini pihaknya tidak secara detail punya waktu untuk mengkaji lebih dalam terkait faktor-faktor yang membuat serapan tidak maksimal. Maka perlu dilakukan rapat dengan Dinas Pendidikan dan PUPR untuk membahas realisasi APBD di 2023 dan perencanaan belanja di 2024.
“Besok pagi kita akan rapat bersama dinas PUPR, TAPD, Banggar, dan Komisi III. Jam 2 rapat antara komisi 4, TAPD, Banggar dengan dinas pendidikan,” jelasnya.
Lanjut, Zuhry menerangkan jumlah anggaran yang digelontorkan kepada fungsi pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen, infrastruktur 40 persen, pengawasan minimal 0,30 persen, serta fungsi pendidikan dan pelatihan untuk ASN 0,34 persen.
“40 persen itu sekitar Rp6 triliunan, ini murni. Kalo mandatory spending (belanja atau pengeluaran negara yang sudah diatur oleh undang-undang) itu mau pake murni atau perubahan itu sama,” tutupnya.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Sri Wahyuni menjelaskan bahwa rapat rancangan KUA-PPAS tahun 2024 dan rancangan perubahan KUA-PPAS tahun 2023 akan dilanjutkan Kamis (10/8/2023)
“Besok akan dilanjut bahas perubahan, terkait dengan komposisi penerimaan, proyeksi peningkatan pendapatan, dan belanjanya apa saja,” ujarnya.
Sehingga terjadi peningkatan dari sisi pendapatan, kemungkinan besar anggaran dalam perubahan 2023 dan rencana KUA-PPAS 2024 akan naik.

Tidak ada komentar