
Kepala Desa Kandolo, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Alimuddin. (Foto: Ist) madanimail.id, KUTIM – Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis turunan gula aren dari Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur, kini berhasil menembus pasar nasional. Berbagai olahan aren dari desa ini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia dan bahkan tersedia di platform marketplace.

Kepala Desa Kandolo, Alimuddin, menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia mengatakan, desanya memang dikenal memiliki potensi aren atau enau yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi. Pemerintah desa juga aktif melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas dan memperluas pemasaran.
“Dari dulu kita dikenal dengan potensi aren. UMKM kita banyak dan terus kita bina. Produk-produknya sekarang sudah bukan hanya di Sangatta, tapi sudah nasional, bahkan masuk marketplace,” ujar Alimuddin, Rabu (3/12/2025).
Produk UMKM Kandolo yang berbahan dasar gula aren cukup beragam, antara lain gula semut, jahe merah olahan, amplang khas Kalimantan, hingga aneka turunan gula aren lainnya yang terus dikembangkan mengikuti permintaan pasar.

Pengembangan UMKM berbasis aren ini menjadi salah satu fokus pemerintah desa dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat serta membuka lapangan kerja baru. Untuk mendukung pemasaran, Dinas Pariwisata Kutai Timur turut membangun gerai UMKM di kawasan wisata desa sebagai wadah promosi dan penjualan produk lokal.
Selain sektor UMKM, Desa Kandolo juga memperkuat pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), terutama pada layanan air bersih. Melalui PDAM desa, sekitar 75 persen warga kini telah menikmati layanan air bersih secara mandiri.
“Yang paling kelihatan sekarang itu BUMDes. Layanan PDAM desa sudah dinikmati hampir 75 persen masyarakat. Jadi kami punya PDAM sendiri,” tambah Alimuddin.
Keberhasilan UMKM Desa Kandolo menembus pasar nasional membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan kualitas produk yang terjaga, potensi desa dapat berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Produk-produk olahan aren ini tidak hanya memberi nilai ekonomi bagi para pelaku usaha, tetapi juga mengangkat nama Desa Kandolo sebagai penghasil turunan gula aren berkualitas. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar