
Zainal Abidin, Kabid Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur. (Foto: Ist) madanimail.id , KUTIM – Zainal Abidin, Kabid Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur, mengungkap bahwa pihaknya menyiapkan tiga program utama kerjasama desa untuk pelaksanaan tahun 2026. Program tersebut mencakup kerjasama antar desa, kerjasama desa dengan pihak ketiga, serta pembangunan kawasan perdesaan.

Menurut Zainal, dua kegiatan yang sudah berjalan pada tahun sebelumnya tetap dilanjutkan. Sementara satu kegiatan lain sempat tidak dianggarkan karena efisiensi waktu.
“Jadi anggarannya tidak masuk ke tempat kami. Tahun depan baru ada tiga kegiatan,” jelasnya, Senin (24/11/2025).
Prestasi juga ditorehkan pada sektor pembangunan kawasan perdesaan. Kecamatan Teluk Pandan dan Sangat Selatan berhasil meraih juara pada lomba tingkat provinsi di Balikpapan yang diikuti seluruh kecamatan.

Namun, tantangan terbesar muncul dari aspek pendanaan. Tahun depan, hanya tersedia anggaran sebesar Rp100 juta untuk tiga bidang program tersebut, jauh lebih kecil dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1 miliar. Rinciannya, dua kegiatan masing-masing mendapat Rp25 juta, sementara kerjasama antar desa dialokasikan Rp50 juta.
Di sisi lain, ruang lingkup kerjasama desa juga meliputi pendampingan potensi desa, pengelolaan dana CSR perusahaan, hingga kerjasama pendidikan melalui program KKN mahasiswa. Zainal menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini bersifat non-APBN sehingga membutuhkan koordinasi kuat dengan pihak ketiga untuk memastikan keberlanjutan program.
DPMDes Kutim berkomitmen tetap mendampingi seluruh proses kerjasama desa, termasuk fasilitasi MOU dan penyusunan administrasi.
“Meski anggaran terbatas, kami tetap optimalkan program agar manfaatnya sampai ke masyarakat,” pungkas Zainal. (M/ADV/SR)

Tidak ada komentar