x

Kritik Terhadap Ketidakseimbangan Pembangunan Infrastruktur di Kota Samarinda

waktu baca 1 menit
Selasa, 30 Apr 2024 15:24 30 AH

Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Sutrisno, mengungkapkan kritik terhadap ketidakseimbangan pembangunan infrastruktur di Kota Samarinda yang cenderung terfokus hanya pada wilayah perkotaan. Menurutnya, meskipun pembangunan perkotaan terlihat luar biasa, perhatian terhadap wilayah pinggiran sangat minim.

“Masih ada ditemui pembangunan infrastruktur di Kota Samarinda yang cenderung terfokus hanya pada wilayah perkotaan. Padahal pembangunan terhadap wilayah pinggiran sangat minim diberikan perhatian oleh pemerintah,” ungkapnya.

Sutrisno menyoroti kondisi di wilayah perbatasan antara Samarinda dan Kutai Kartanegara, khususnya Loa Kumbar, yang masih kekurangan infrastruktur. Ia menyatakan bahwa kurangnya pembangunan di wilayah tersebut akan berdampak pada perekonomian masyarakat setempat, terutama dalam sektor peternakan dan pertanian yang menjadi penyumbang ekonomi bagi Samarinda.

“Padahalkan pembangunan di wilayah tersebut akan berdampak pada perekonomian masyarakat setempat, terutama dalam sektor peternakan dan pertanian yang menjadi penyumbang ekonomi bagi Samarinda,” tegasnya.

Sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Sutrisno mendesak pemerintah untuk lebih memperhatikan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kota Samarinda. Menurutnya, perhatian serius terhadap pembangunan merata akan menjadi titik tolak bagi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Kritik yang disampaikan Sutrisno ini menjadi sorotan terhadap upaya pemerintah dalam memastikan pembangunan infrastruktur yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Kota Samarinda.

 

(Adv/DPRDSamarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x