x

Masalah Air Bersih di Kutim, Shabaruddin Dorong Optimalisasi SPAMdes

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Des 2024 09:19 38 AH

Madanimail.id, Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Shabaruddin, menyoroti permasalahan air bersih yang masih menjadi isu utama di Desa Manubar Dalam. Saat reses di daerah pemilihannya (dapil) baru-baru ini, warga menyampaikan keluhan tentang sulitnya akses air bersih.

“Warga Desa Manubar Dalam sangat bergantung pada air hujan sebagai sumber utama air bersih. Ini menjadi tantangan besar, terutama saat musim kemarau,” ujar Shabaruddin.

Meskipun sebelumnya telah ada bantuan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMdes), distribusi air bersih dari fasilitas tersebut dinilai belum optimal. Kapasitas SPAMdes yang terbatas membuat banyak warga masih kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Shabaruddin menilai, potensi sumber air melimpah yang dimiliki Desa Tadoan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan sistem distribusi air bersih yang terintegrasi, mencakup Desa Tadoan, Desa Manubar Dalam, dan Desa Manubar Pantai.

“Diperlukan langkah konkret untuk memaksimalkan sumber daya air di Desa Tadoan dan memperluas cakupan distribusi SPAMdes. Dengan pengelolaan yang baik, kebutuhan air bersih di beberapa desa ini dapat terpenuhi,” tegasnya.

Dalam Rapat Paripurna ke-20 yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025, Shabaruddin menyampaikan pentingnya pengalokasian anggaran untuk infrastruktur air bersih. Ia juga mengusulkan peningkatan fasilitas SPAMdes agar dapat melayani lebih banyak warga secara merata.

Warga Manubar Dalam dan sekitarnya berharap masalah air bersih ini segera mendapatkan solusi. Dengan akses air bersih yang lebih baik, mereka optimistis kualitas hidup dan kesehatan masyarakat akan meningkat. (WA/ADV-DPRD)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x