x

Potensi Pariwisata Samarinda Terhambat Perizinan, Abdul Khairin Dorong Fasilitasi Usaha

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Apr 2024 02:38 31 AH

Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda dihadapkan pada tantangan besar dalam mengembangkan sektor pariwisata setempat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Abdul Khairin mengungkapkan, bahwa masalah perizinan menjadi hambatan utama bagi perkembangan usaha pariwisata di kota tersebut.

Khairin menyoroti beberapa contoh, termasuk Pesut Bentong yang terkenal namun masih kekurangan payung legal, serta penyewaan Jetski di sekitar pelabuhan jembatan 1 yang belum memiliki izin resmi.

Menurut Khairin, potensi pariwisata di Samarinda sangat besar, sebagaimana yang telah terbukti dari kesuksesan beberapa daerah di Kalimantan Timur dalam mengembangkan industri pariwisata.

“Perlu digarisbawahi bahwa tanpa fasilitas yang memadai, minat para pelaku usaha bisa berkurang, dan pengalaman wisatawan tidak akan optima,” tuturnya.

Oleh karena itu, Khairin mendesak Pemerintah Kota untuk memberikan fasilitas yang baik kepada para pelaku usaha pariwisata sebagai langkah awal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda.

“Pemerintah daerah harus bisa memberikan fasilitas yang memadai kepada para pelaku usaha wisata daerah agar dampaknya juga nanti ke depan kembali ke Samarinda,” kata dia.

Dia meyakini dengan pemberian fasilitas yang memadai, industri pariwisata bisa berkembang pesat dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi lokal.

Khairin juga menyatakan harapannya agar Samarinda bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam pengembangan industri pariwisata.

“Diharapkan bahwa upaya fasilitasi usaha pariwisata ini akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat,”pesannya.

 

(Adv/DPRDSamarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x